Skip to main content

BERKAH DAMAI JIWA DI MAULUD NABI 2017



Jika memang berat baginya menerima, tidak mengapa ...
Aku sudah pergi dari aku yang dulu ...
Saat pengharapan akan penerimaan menjadi acuan utama
Disana yang ada hanya kecewa
Mungkin alam mendengar kerasnya rintihan karena suatu kekecewaan hal dunia
Yang semua adalah sementara saja

Terima kasih Tuhan atas cinta agungMu
Yang mencerahkan & membimbing batinku

Saat semua jelas dimata meski dikira itu hanya miliknya rahasianya saja
Saat melihat kata – kata cinta dan harapan hanya untuk yang lain
Saat perhatian begitu mahal tercurah disini

Disitu ALLAH mengajarkan arti IKLAS
Untuk apa mengharap manis yang sementara...
Jika manis yang AGUNG dan HAKIKI selalu terhampar luas pada pilihan hidup ini
Bisa jadi itu bukan jalanku ... tapi bisa jadi itu jalanku juga

Akan kuperlakukan seperti apa fitrah kata nuraniku
Kebaikan biarlah murni kebaikan ...
Kasih sayang biarlah murni kasih sayang ...
Perhatian biarlah murni perhatian ...
Tanpa perlu adanya pengharapan atas balasan
Sangat teramat cukup BELIAU menjadi CINTA & PANUTANku
"MUHAMMAD SAW"

Comments